Selasa, 26 Februari 2013

Ke Pantai Lupa Memory Card Kamera

Tanggal 26 Feb 2013 Pantai Pasir Panjang terletak di jalan Timor Raya yang menjadi jalan lintas propinsi. Pantai dadakan yang kami datangi, dan kali ini saya dan teman-teman kuliah saya Albert, Dea, Bari, Jessy, Ragil, Nini, dan Rino memilih pantai yang berlokasi di Subasuka Paradise (masih jajaran pantai Pasir Panjang).

    Ini bukan yang pertama untuk saya pergi ke pantai dan membawa kamera, bisa dibilang sudah berkali-kali. Bahkan kamera itu hal yang wajib saya bawa selain sunblock atau suncream bila ke pantai. Karena sebuah kamera sangat berjasa dalam mengabadikan setiap moment. Tapi pernahkah kalian merasakan apa yang saya rasakan sore tadi? Kamera tanpa memori card! Dengan bangganya saya mengeluarkan kamera DSLR Nikon dari tas dan siap untuk membidik. Dan NO! tidak bisa memotret karena memori card tidak ada. Dan dengan seketika saya terdiam dan saya yakin muka saya pucat tanpa ekpresi, merasa kecewa, kesal, kesal dan kesal lagi. Mengapa saya bisa melupakan salah satu hal terpenting pada kamera yakni MEMORI CARD, dan  itu masih terpasang di laptop. 


    Teman yang lain mengatakan, “ya udah, pakai kamera Dea saja” itu satu pukulan mental yang membuat hati ku semakin sakit dan kecewa pada diri sendiri. Walau keadaan air pantai keruh dan kotor, namun masih tetap cantik karena gradasi warna biru yang masih terpampar. Biasanya pantai-pantai disepanjang kota kupang jarang terlihat ombak, namun kali ini ombak yang saling berkejaran menghiasi indahnya pantai subasuka paradise ini.

    Tetap, saya tidak bisa menikmati keindahan pantai ini, walau kamera Dea benar-benar menggiurkan untuk mengabadikan kebersamaan kami, karena saat melihat kamera tanpa memori card membuat hati semakin sakit. Saya langsung meminjam motor dan langsung kembali ke kost dan mengambil memori card. Karena jarak dari pantai ke kost tidak terlalu jauh, yah 10 menit PP.

    Sudah merasa tenang karena saya sudah bisa memotret, hujan datang sebelum saya tiba di pantai. Dan saat saya sudah memarkirkan motor, teman-teman yang lain sudah menunggu saya untuk pulang. Kali ini saya kurang beruntung karena tidak bisa menikmati pantai dengan nyaman. Walau sebenarnya saya bisa saja setiap saat ke pantai ini, namun rasa kebersamaan teman-teman kuliah kali ini memiliki arti yang berbeda.
Dari pantai kami beralih ke taman kota “Taman Nostalgia” dan hari ini salah satu pelajaran yang sangat penting tuk diri sendiri, “Selalu memeriksa kondisi kamera mulai dari, barte, memori, dan semuanya.”

*** 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar