Kamis, 14 Maret 2013

Sempurnanya Pulau Kanawa Hari ke 1 (part 2)



   Tanggal 26 Oktober 2012 pagi sambil mencari tempat penyewaan alat snorkling, terlihat toko-toko dan kantor-kantor agent travel masih tutup dikarenakan baru masyakatan setempat baru pulang dari Mesjid karena hati itu hari memperingati Idul Adha. 

Warga baru pulang dari Mesjid
 


   Sambil menunggu kapal Kanawa yang akan membawa kami pukul 12.00, kami hanya menghabiskan waktu bersantai di Mediterraneo dan bercerita dengan kak Niar (teman di Kupang) yang baru pulang dari Kanawa. Dan menikmati birunya laut dengan kapal-kapal nelayan bahkan kapal pesiar pun berbaris di pelabuhan Labuan Bajo.


Menikmati breakfast dengan birunya laut

Siap-siap ke pelabuhan
 Tiba saatnya kami dan tamu-tamu lainnya menaiki kapal motor milik Kanawa yang akan menghantarkan kami ke private island yang sudah saya impikan dari dulu. Kurang lebih 40 menit kami di atas kapal motor menikmati air laut yang biru pulau-pulau yang menjadi background dari setiap pandangan mata. Hanya kami bertiga turis lokal, hahaha karena tamu yang lain adalah turis asing. Yah, walau manager Kanawa, kapten dan awak kapal orang lokal juga :D.

  
Dipelabuhan siap naik ke kapal Kanawa
 Pulau kanawa sudah terlihat dari atas kapal, dan kami semua mengabadikan pulau Kanawa dan warna biru laut dan jernihnya. Ikan-ikan yang berenang dibawah sana terlihat dari atas kapal. Sungguh luar biasa cantiknya.

Jernihnya air dari kejauhan pulau Kanawa

Birunya laut menjadi pagar pulau Kanawa

   Terlihat senyum ramah pegawai resort Kanawa sudah menyambut kedatangan kami dari atas dermaga, dengan gerobak kosong ditangan mereka. Satu-persatu turun dari atas kapal dan barang bawaan tamu mereka bawa dengan gerobak yang mereka sudah sediakan.

Disambut pekerja resort Kanawa

Ikan-ikan berenang pun terlihat jelas

Jernihnya air di Kanawa memamerkan terumbukarang

   Hal pertama yang saya dapat dari private island ini adalah kesempurnaan. Pulau yang begitu sempurna dengan pasir putihnya yang bersih, warna laut yang bergradasi cantik, dan air yang jernih jauh dari kebisingan dan kesibukan ibu kota. Polusi pun tidak saya temukan di pulau ini. Bahkan jelas sekali ditulis dipapan “NO PARKIR NO JANGKAR” untuk menjaga biota bawah laut. Dari jempatan saja, saya sudah bisa menikmati indahnya terumbu karang, ikan-ikan yang berwarna warni dan lucu, bintang laut yang lucu bahkan cumi dan sotong pun bisa saya lihat dri pinggir pantai. Belum 5 menit saya di pulau ini, saya tidak berhenti tersenyum dan terkagum dengan sajian alam yang diberikan pulau Kanawa.


Sepasang cumi di pinggir pantai
 

Tidak salah kalau pulau ini dijadikan private island, tempat yang cocok sekali untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk aktivitas kesibukan kota, keramaian, polusi dan sampah yang berserak dimana-mana. Di pulau Kanawa, saya mendapatkan ketenangan, kenyamanan, dan kesegaran. Bebas, saya merasakan diri saya bebas dari perkuliahan yang tidak kunjung terlihat ujungnya J. Dan pulau ini juga sudah tersedia diving center yang akan membantu para tamu yang akan menikmati indahnya bawah laut dengan diving.

Perpaduan pulau yang cantik

Pantai berpasir putih yang bersih

Pohon tanpa daun menghiasi (karena musim kemarau)

Ketenangan yang saya temukan
    Setelah mengisi perut yang lapar, saya dan kedua teman saya sudah tidak sabar untuk merasakan hangatnya air laut. Peralatan snorkling pun sudah disiapkan. Deg! Ini adalah pengalaman pertama saya untuk snorkling dan saya berharap banyak dari life jacket untuk membantu saya, maklum tidak bisa berenang (wajib dibahas? Hahaha).
Gradasi warna laut yang cantik

    Walau pertama saya gugup dan takut untuk turun ke bawah, tapi pada akhirnya saya menikmati sekali snorkling pertama saya. Sungguh cantik bermacam-macam terumbu karang yang berwarna-warni. Saya seperti berenang di aquarium raksasa, betapa tidak, ikan-ikan yang cantik dan berwarna-warni dengan ukuran yang berbeda-beda menjadi satu. Bahkan disekitar dermaga bulu babi dengan ukuran super jumbo (menurut saya) memenuhi, lion fish juga menjadi pemandangan pertama yang indah bagi saya. Sayangnya gak punya kamera underwater jadi ga bisa mengabadikan indahnya bawah laut :D
Saya dan kak Annet menikmati indahnya bawah laut

Terumbu karang pun terlihat jelas karena jernihnya

Berenang dengan ikan-ikan yang lucu
   Kami bertemu dengan 3 dokter PTT di Ruteng yang sedang berlibur Dr. Mario, Dr. Delia, dan Dr. Dwita, senang rasanya bernorkling beramai-ramai J walau mereka tidak menginap disana.
Berpose dengan teman-teman dokter PTT Ruteng
    Sungguh luar biasa cantiknya, baik itu pulaunya, pantainya, bahkan bawah lautnya. Hingga menikmati sunset yang cantik dari dermaga pulau Kanawa itu adalah hal sempurna yang saya rasakan di hari pertama jatuh cinta pada pulau Kanawa <3. 
Menikmati sunset dari atas dermaga

Menikmati sunset dengan bersnorkling

Beautiful sunset 


   Sudah waktunya kembali untuk membersihkan diri dan menikmati romantisnya pulau Kanawa pada malam hari.
Senja di pulau Kanawa

Bersambung.........
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar