Kamis, 06 Juni 2013

Pulau Kera di teluk Kupang, NTT bag 1

1354698090219187841
Pulau Kera dari Google Earth


   Dari awal saya datang ke kota ini 4,5 tahun lalu, saya selalu melihat pulau kecil di bagian tengah teluk kupang antara  kota kupang  dan  kecamatan Selamu, kabupaten Kupang.  Pulau Kera, orang-orang menyebutnya. Pulau kecil yang berpasir putih, selalu dapat dilihat dari sepanjang pantai kupang dan dari daerah depan rumah jabatan walikota Kupang.

   Pulau Kera? Pikir saya beberapa tahun lalu adalah pulau yang banyak dihuni kera = monyet. Tapi pikiran saya salah. Pulau berpasir putih itu disebut Pulau Kera yang berari Penyu atau Kea.

   Saya berencana dari jauh hari selalu gagal ke kupang Kera. Dan akhirnya tanggal 25 nov 2012, saya akan menginjakan kaki di pulau yang berhahun-tahun saya hanya bisa pandangi dari tepi pantai Kupang. Saya, dan 3 teman saya , yaitu kak Ary, kak Anet, dan Ka Niar. Ide ke pulau Kera hanya terlintas satu malam dan berhasil. Kami berempat berangkat ke pulau Kera menggunkan perahu body yang kami sewa dari salah satu nelayan di Oeba.

13546984142075331575
Cuma bisa berdiri diatas perahu karena miring



  Perjalanan kali ini membuat saya parno. Perahu body ini berbentuk U yang membuat perahu goyang kekiri dan kekanan (secara saya tidak bisa berenang). Setelah beberama menit mengumpulkan keberanian, akhirnya saya berdiri di paling depan kapal dan menjadikan  tiang lampu dari kayu sebagai penyanggah saya.




  Perjalanan dari Oeba, Kupang ke Pulau Kera kami tempuh sekitar 20-30 menit. Hampir sampai teriak ku dalam hati, sungguh indah pulau kecil ini.

1354698595524937753
Pulau Kera
1354698855960720774
Tetap narcis walau takut

   Dan Jernihnya air laut di Pulau Kera membuat kami tidak mau langsung menginjakan kaki di pasir putihnya.


13547005181015520841
Airnya jernih banget
   Sambil mencari spot untuk snorkeling kami menghampiri perahu nelayan yang sedang memancing (siapa tau dapat ikan geratis hehehe… :)


1354699095685567302
Mendekari perahu nelayan yang sedang memancing
1354699165998068153
Dapat ikan masih hidup, walau cuma 1


  Dan benar, kami dapat ikan gratis… tapi sayang, bapak-bapak nelayan itu baru saja memulai mancing dan kami dapat ikan kecil. Tapi gak apa-apalah.. toh gratis juga.. :)

  Saatnya snorkeling dimulai, diantara kami berempat hanya dua orang yang membawa alat snorkeling , jadi ganti-gantian deh..

1354700673843054379
Kak Niar menikmati indahnya bagian bawah pulau Kera



1354699600669890069
Siap-siap turun ke bawah




  Saya siap untuk turun walau tanpa fins dan life jacket, kali ini saya memberanikan turun ke air dan menikmati indahnya dunia bawah air di Pulau Kera.




13547007711059845007
Tenang dan walau tanpa life jacket


  Lucu…. Bisik saya dalam hati. Ikan-ikan di bawah benar-benar lucu dan cantik. Walau koralnya belum terlalu bagus karena baru tumbuh, konon dulu laut di Pulau Kera ini pernah di bom ikan, dan sekarang koral-koral baru mulai bertumbuhan dan mulai dijaga.

  Sudah waktunya saya berganti alat snorkeling dengan teman yang di atas perahu.

1354700867531008926
:)

  Kak Anet memperbaiki posisi maskernya, sudah pas dan dimulailah petualangan bawah air, tidak puas melihat kebawah, bersantai di atas air adalah pilihan yang bagus juga..
1354701159583012653
Kak Anet siap-siap untuk snorkling
13547012241400051575
Berjemur diatas air
  Matahari sudah di atas kepala dan rasa lapar pun mulai menuntut untuk diisi. Satu persatu dari kak Niar dan disusul kak Anet naik keperahu, saya hanya bisa menahan nafas, saat perahu miring ke kiri dan ke kanan. Walau saya takut, tetap kamera saya sempat mengabadikan menangkap dua duyung hitam. Hehehe…..  :)

13547013032087758478
Kak Niar naik ke perahu
13547013531685435151
Kak Anet naik keperahu

   Setelah puas menikmati bawah laut pulau Kera, saatnya menikmati pasirnya pulau Kera. 


Bersambung...

***

1 komentar: