Sabtu, 28 Desember 2013

Perjalanan ke Pulau Alor, Bag 2

    Akhirnya warna langit berubah warna perlahan-lahan dari gelap ke terang. Dan ini adalah tanda-tanda bahwa pagi sudah datang dan sesaat lagi akan tiba di kota Kenari.

     Walau masih pukul 05.00 wita, sudah terlihat siluet pulau-pulau dari kejauhan, dari sebelah kiri kapal terlihat siluet pulau Pantar dan di dari depan terlihat siluet pulau pura dari kejauhan. 

Siluet pulau Pura

   Kapal ferry kali ini bisa dibilang lambat, yah mungkin karena penumpang yang sangat banyak jadi beban yang dibawa juga bertambah maka harus pelan-pelan. Saat seperti ini adalah suatu yang jarang juga ku dapati yaitu menikmati sunrise dari atas kapal ditambah lagi posisinya di anjungan kapal bagian kanan :D.

    Saat cahaya yang cukup ini, sangat terlihat jelas padatnya penumpang sampai di anjungan juga.


Penumpang lain yang berbagi ruang untuk tidur di anjungan


    Dan detik-detik sang mentari terbit memancing penumpang lain untuk melihat yah mungkin untuk menikmati atau hanya sekedar melihat bahkan ada juga yang seperti aku mengabadikannya dalam video dan foto-foto :D


Sunrise 20 Okt 2013, Alor
Menikmati sunrise bersama tenangnya lautan

    Aku menunggu lompatan sang lumba-lumba, karena menurut teman-teman ku orang Alor, saat pagi datang ikan lumba-lumba akan banyak berlompatan disamping kapal maupun perahu yang lewat. Tapi tidak ada yang lewat, dan saat ku sudah tidak mengharapkan dapat melihat lumba-lumba di pagi itu, dari kejauhan terlihat lompatan-lompatan ikan lumba-lumba yang memancing semua penumpang yang melihatnya bersemangat tidak ketinggalan pula aku dengan antusias. Walau hanya sesaat, tapi sudah membuat ku merasa puas.

    Sambil merapikan barang-barang dan memasukaannya kedalam tas, kusempatkan untuk mengabadikan penumpang yang berada di bawah.



    Akhirnya ku tiba juga di Alor, suatu pulau yang ku yakini akan memberikan ku kejutan-kejutan baik itu pantainya, bawah lautnya bahlan sampai budayanya sekalipun. :D Kapal baru bersandar tapi semua penumpang sudah berdesakan untuk keluar. Yah, sekarang aku sudah bersama teman-temanku yang lain.

Penumpang yang berdesakan hendak keluar

Suasana kampung nelayan di pelabuhan

Tiba juga di pelabuhan Kalabahi - Alor
    Wah.... panas. Yah, alor termasuk kota yang panas, bukan hanya Alor, NTT terkenal dengan panasnya. 


Yeeiii sampe Alor juga akhirnya :D


     Karena ini hari pertama di pulau Alor, mungkin mengumpulkan tenaga adalah hal yang tepat dan yang paling sempurna untuk ku maupun yang lain sebelum memulai perjalan darat esok harinya :).


***

Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar