Selasa, 04 Februari 2014

Hunting Paradise 8 pantai dan 2 kolam di Pulau Semau.

   Mendadak tanpa rencana sekali pun, pagi itu tanggal 15 Des 2013 ku langsung bersiap-siap untuk pergi ke pelabuhan Tenau. Apalagi kalau bukan untuk pergi ke pulau Semau.Walau sudah berkali-kali ke Pulau Semau, tapi tetap saja aku ingin sekali pergi lagi. Karna aku yakin banget akan selalu mendapatkan kejutan pantai-pantai yang baru yang belum pernah kudatangi sebelumnya. Dengan naik Ojek dari kosan Rp 15.000,- biar cepat sampai dipelabuhan. Pergi sepagi ini dengan harapan mendapatkan kapal penyebrangan yang pertama. Dan aku telat 10 menit. Sial.

   Baru 5 orang penumpang yang sedang menunggu kapal penyebrangan selanjutnya ditambah aku jadi 6 orang deh. Matahari Kupang hari minggu itu walau masih pukul 07.00 WITA sudah mampu membuat kulitku terasa terbakar. Ditunggu-tunggu kapal belum berjalan juga. Hingga pukul 09.10 WITA akhirnya kapal ke-2 berangkat dengan penumpang lumayan banyak.
  Karena hari minggu, maka kapal-kapal motor yang menjadi transportasi utama Kupang - Semau akan berangkat bila penumpang sudah banyak.
  
  Oke. waktu terbuang 2 jam yang seharusnya kugunakan untuk menikmati pantai disana.

   Aku memilih duduk di atas atap kapal motor, walau panas ku bisa menikmati birunya laut dan langit dengan bersamaan. Sungguh tenang, dan harganya jelas sudah naik dari terakhir kali aku kepulau Semau yaitu Rp. 15.000,-

  Diatas kapal aku bercerita bersama bapak-bapak dan yang empunya kapal. Mereka melihat tas bogger ku dan sudah pasti bisa ditebak tujuanku datang ke Kupang ini karena apa. Yup aku ingin snorkling.

  Sebenarnya di Kupang pun aku bisa snorkling tanpa harus menyebrang ke pulau Semau. Tapi karena sudah beberapa saat ini laut menjadi "danger" karena adanya buaya. Entah itu buaya air laut atau air tawar entah pula mungkin buaya jadi-jadian. Walau aku belum pernah melihat secara langsung, tapi itu sudah menjadi warning.

   Dengan percaya diri aku pergi ke pulau Semau untuk snorkling, ternayata 1 minggu sebelum aku pergi buaya sudah berhasil memutuskan salah satu kaki seorang kariawan dari salah satu kontraktor yang sedang mengerjaan proyek disana.

   Lengkaplah diatas kapal aku semakin takut untuk masuk ke dalam air. Mana terumbu karang dipulau Semau masih bagus sekali dan terjaga.
  Karena sudah sampai di pulau Semau, maka keinginan tuk snorkling terganti dengan mengexplore semau bagian timur.

  Tiba di pelabuhan Onanbatu ojek-ojek yang mangkal akan menawarkan jasanya untuk menghantarkan penumpang yang baru saja turun dari kapal motor. Tapi aku sudah membuat janji dadakan dengan kak Eman. 

  Tidak susah untuk menemukan sosok kak Eman secara postur tubuhnya bisa dikatakan hampir berbeda dengan yang lain. Di rumah kak Eman aku memberikan gambaran kemana aku ingin pergi. karena aku sendiri tidak tau mau kemana. Intinya ke pantai yang belum pernah aku datangi.

  Oke aku sudah siap dengan kejutan-kejutan pantai yang akan ditunjukan pulau Semau melewati kak Eman sebagai guide ku hari itu.


1. Pantai Koblain

   Pantai Koblain ini tidak terlalu jauh dari pelabuhan Onanbatu. Ternyata di pantai ini tempat tinggal seorang bule yang menikahi wanita setempat dan mereka mempunyai cafe di pantai Uiasa. Tapi sayang, si bule sudah meninggal dan cafe pun sudah tidak berjalan lagi. Itu kutahu saat aku melihat anak mereka yang cantik. Sekarang cafe itu sudah tidak ada dan pantai Koblain sendiri adalah pantainya para nelayan ikan dan petani rumput laut.

   Aku langsung melanjutkan perjalanan ke tempat selanjutnya yang dari pantai Koblain ini terlihat lurus kedepan pantai dengan pasir putihnya, yaitu pantai Uiasa.

Pantai Koblain


2. Pantai Uiasa

   Lanjut kepantai selanjutnya, pantai Uiasa ini berada di balik pohon-pohon di pinggir jalan. Aku sendiri tidak tahu kalau ada pantai di balik pohon-pohon itu kalau kak Eman tidak memberitahu ku.

    Melewati semak-semak dan pohon-pohon yang cukup menghalangi akhirnya kudapat melihat pantai yang tadinya ku lihat dari pantai Koblain, kini kedua kakiku sudah berdiri dan merakan indahnya pantai Uiasa.

Akses menuju pantai Uiasa 1

View dari kiri kuberdiri

View dari kanan kuberdiri
   Tidak lama ku di pantai Uiasa, langsung saja ku menuju ketujuan selanjutnya.



3. Kolam Uiasa

   Kolam Uiasa ini berada di pinggir jalan tepat di samping gereja protestan. Kolam air tawar ini sangat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Bahkan kolam Uiasa ini juga sebagai tempat wisata di pulau Semau. 

   Karena hari minggu dan orang-orang baru keluar gereja, jadi kolam ini masih sepi. Tapi kalau di hari biasa atau di minggu sore akan ramai orang di kolam ini, untuk berenang, mencuci baju bahkan untuk piknik. :)

Pintu masuk kolam Uiasa

Seorang bu yang sedang mencuci dan anknya sedang berenang

Kolam Uiasa


4. Pantai Uiasa *lagi

   Pantai Uiasa ini panjang cuman ada beberapa yang terhalang ileh pohon-pohon makanya jadi bisa 2 pantai dengan nama yang sama.

   Pantai ini dulu juga digunakan sebagai tempat pariwisata yang fokus kepada tamu-tamu asing, terlihat dari beberapa bangunan cafe yang sudah rusak karena tidak di pakai.

   Pasir di pantai ini pun tidak berwarna putih atau hitam bahkan merah pun tidak, tapi akan terdapat pecahan-pecahan terumbu kareng yang merah dipasir.

View dari kiri kuberdiri

   Bila sedang beruntung datang disaat bulan-bulan 11 akan menyaksikan bunga-bunga flamboyan yang bermekaran di pinggir pantai. 

   Sayangnya aku datang di bulan 12 dan hanya beberapa pohon flamboyan yang bermekaran di pinggir pantai.

View dari kanan kuberdiri

Kak Eman dan view dari depan


5. Pantai Letbaun 



   Pantai Letbaun tidak terlalu jauh dari Goa Letbaun (di tulisan sebelumnya). Diujung jalan akan dijumpai rumah-rumah yang terbuat dari bebeak (bambu dan ilalang) yang digunakan sebagai tempat penyimpanan rumput laut.
   Mesti hari-hati bila membawa motor di pantai ini, karena jalan yang berpasir halus sekali bisa tiba-tiba membuat keseimbangan goyang.

   Wah, banjak jacpot si sapi, dan sapi-sapi itu bebas ber keliaran tidak ada yang menjaga, tapi itu bukan berarti bebas tidak ada yang punya loh. Di punggung sapi-sapi itu akan ada cap inisial nama siempunya sapi.

     

    Pantai ini cantik dan sepi sekali. Hanya ada aku dan kak Eman di pantai ini. Warna pasir pantai disini soft pink yang memancing imaginasiku untuk mengajak kekasih kesini. Hadeh, siang-siang terik udah ngayal aja. Hahaha

Pasir pantai berwarna soft pink

    Cuaca memang tidak berteman dari kemarin-kemarin dan baru hari ini terang dan yah tiba-tiba saja nanti awan gelap datang entah dari mana asal datangnya tiba-tiba saja sudah gelap, dan warna laut pun gelap karena dipengaruhi oleh sang awan.



Diantara awan gelap ada sinar yang menerangi pantai


   Banyak sekali kerang-kerang kima dengan ukuran yang besar-besar digunakan untuk pembuatan garam. Wah masih sangat traditional prosesnya. Aku belum melihat langsung pembuatan garam di pulau Semau ini, hanya melihat cangkang kerang kima saja menjemur air laut guna mendapatkan garam.

Aku dan kerang Kepi



6. Batu Penyembahan dan Pantai Letbaun *lagi


Batu Penyembahan
    
    Disinilah sebenarnya tujuan utamaku bila aku ke pulau Semau lagi. Disini ada batu yang besar sekali dan pertama kulihat dari foto seorang temanku dokter yang pernah mengabdi di pulau Semau ini. Seperti difotonya benar cantik. Dari info yang kudapat benar tidaknya, dulu batu ini adalah tempat penyembahan berhala. Tapi semua itu adalah hal pribadi masing-masing percaya atau tidak.

   Terdengar suara deburan ombak yang menghantam batu karang, langsung kakiku melangkah ke atas batu karang yang tajam. Untuk memastikan darimana asal suara ombak tersebut. Dan WOW... Amazing. "The hidden beach" dapat kulihat disini. Saat kutanya pada kak Eman, apakah tahu tempat ini, dan ternyata ini adalah untuk pertama kali kami berdua melihat "the hidden beach" disini. Dan benar-benar tersembunyi. 

The hidden beach di Letbaun 2

   Kalau dilihat dari jalan tidak akan pernah terbayang dibawah sana ada pantai kecil yang tersembunyi. Dan hempasan debur ombak yang tiba-tiba bisa saja bisa membasahkan kita saat berdiri dipinggir batu karang itu.

Berani turun gak yah???

   Harus sangat extra hati-hati melangkah diatas karang, karena sangat tajam. Aku hanya memakai sendal jepit yang bisa saja melukai kakiku. 

Batu karang yang tajam

   Dari pantai-pantai yang sudah kudatangi dari tadi, pantai inilah yang sangat-sangat kusuka dengan keunikannya berada dibawah batu karang. Bibawah batu karang, aku melihat 3 batang kayu yang terjepit dan sudah membentuk kerucut, ini sangat jelas bahwa kayu itu sudah lama sekali ada di bawah situ dan perlahan-lahan terkikis ombak.

The hidden beach

   Ingin sekali kuturun dan merasakan halusnya pasir di pantai Letbaun 2 ini. Tapi keinginan itu urung saat kupikir kembali bagaimana caranya nanti aku naik dengan kondisi batu karang yang sangat runcing tajamnya, belum lagi kalau aku harus terbawa ombak. Untuk sekarang lebih baik aku cari amannya saja. :D

Kak Eman berdiri di batu karang yang tajem banget
The beach

   Langit tiba-tiba gelap dan tanda-tanda hujan sudah datang. Sebelum hujan datang, aku dan kak Eman langsung mengikuti jalan mendaki dengan kondisi jalannya yang wah, rusak.


7. Pantai Tutun

   Kami beruntung karena tidak terkena hujan. Kami memasuki perkampungan yang akupun tidak tahu namanya. Hanya pasrah saja dibawa kemana oleh kak Eman. Disebelah kanan jalan terlihat gradasi warna laut yang begitu cantik. Walau terhalang pohon-pohon besar. 

   Aku melihat seorang bapak yang sedang memanggul drigen isi air bersih datang dari arah laut. Penasaran aku pun turun dari atas motor dan bertanya pada si bapak ambil air dimana. Dan bapak pun menunjuk kearah bawah dan mengatakan melewati tangga-tangga tidak jauh ada mata air. Wow ada mata air di pinggir pantai?

   Aku mengikuti petunjuk yang bapak berikan dan yah kudapati pantai-pantai dengan batu-batu karang yang besar. 

   Mata air tawar itu tidak terlalu jauh dari pantai, mungkin jaraknya 10 meter.

Mata air tawar di tepi pantai

View laut pantai Tutun

Tangga dari akar pohon

  Ingin turun kebawah tapi sepertinya tenagaku sudah tidak sanggup. Karena aku belum mengisi makanan ke perutku dari pagi. Dipikir-pikir aku kuat melakukan perjalanan ini karena niat, tapi belum cukup bila perut berteriak lapar.



8. Pantai Batu Inan


   Pantai panjang yang sepi dan cantik sekali. Pasirnya yang berbutir seperti merica dan gradasi warna laut yang memancing ingin merasakan hangatnya. Walau cuaca kadang tak menentu.

Aku dan pantai Batu Inan

Butiran pasir di pantai Batu Inan

    Di ujung sebelah kiri pantai Batu Inan ini terlihat lagi pantai yang juga lumayan panjang dan itu adalah pantai Otan. 

View dari kiri kuberdiri

View dari kanan ku berdiri

    Kalau kita naik pesawat dan melintasi pulau Semau, akan terlihat pantai pasir putih yang panjaaaaaaaang banget, dan itulah pantai ini dan pantai Otan, yah walau ada juga pantai lain yang terhubung di pantai panjang pulau Semau ini.

     

9. Pantai Otan



    Pantai ini cukup terkenal di pulau Semau, karena dulu pantai ini dijadikan tempat tujuan wisata para turis yang datang dengan speedboad dari pantai Kupang. Sekarang sangat jarang terlihat turis di pantai ini. 
   
    Bila ingin berenang di pantai ini sangat cocok, ombak yang tenang dan dengan tidak terlalu dalam. Dilihat saja sudah jelas, karena biru muda air laut sangat menandakan bahwa pantai ini tidak dalam. :)

    Di pantai Otan juga digunakan sebagai terminalnya pulau Semau. Selain ojek, beberapa mobil pick-up dijadikian sebagai alat transportasi yang ongkosnya lumayan mahal.

    Dipantai inilah ditemukan mayat-mayat yang terdampar saat kapal ferry menuju Rote dari Kupang terbaik dan tenggelam, tapi itu sudah bertahun-tahun.

    Yang terakhir awal bulan 2 tahun 2013 kemarin ikan paus dengan panjang 7m terdampar di pantai ini dengan kondisi yang sudah mati.

    Sudah, itu tidak ada lagi. Sekarang waktunya menikmati pantai yang cantik walau cukup panas. :D

View dari kiri kuberdiri

View dari kanan kuberdiri

Tempat berteduh dari panas di pantai Otan


10. Kolam Penyu

   Kolam penyu ini berada tepat di belakang SD Otan. Dan ini adalah kolam alami dan entah dari mana datangnya penyu ini. Ada 4 ekor penyu di dalam kolam ini. Airnya pun air tawar. :D Bukan hanya penyu yang ada di kolam ini, tapi juga ikan-ikan lain ada dari ukuran yang kecil sampe ukuran yang besar.

Kondisi jalan menuju kolam penyu di belakang SD

   Kolam ini disore hari selalu ramai, ada yang berenang bahkan sampai ada juga yang memanfaatkannya sebagai tempat cuci baju.

   
Kolam Penyu dan Penyu-nya

   Jam tangan sudah menunjukan pukul 2 sore, sepertinya sudah cukup perjalanan ku hari ini karena takut tidak ada kapal nanti sore, walau kak eman bilang nanti sore ada kapal yang ke Kupang. Lebih baik jaga-jaga takutnya sore hari hujan dan itu sudah pasti tidak akan ada kapal yang berangkat ke Kupang.

    Dari desa Otan menuju pelabuhan Onanbatu lumayan terasa lama karena jalan yang hanya lurus-lurus saja membuat ku sedikit mengantuk.

    Menyegarkan mata kembali melihat laut biru dari dermaga Onanbatu.


Dermaga Onanbatu

    Sambil menunggu kapal yang akan membawaku tiba di pelabuhan Tenau, aku menyempatkan diri untuk melihat finising pembuatan kapal yang ada di pelabuhan Onanbatu sambil bermain ayunan. Aku baru tahu ternyata setelah body kapal semua selesai mereka harus menyelipkan kulit kayu di setiap sela antar papan yah dijadikan sebagai lem. Aku lupa istilah namanya.


Bermain ayunan di pelabuhan Onanbatu




    Akhirnya kapal penumpang pun penuh, seperti awal datang aku memilih duduk di atas atap kapal. Dan dari kejauhan sudah terlihat awan gelap, berharap saat aku tiba di kosan tidak terkena hujan.

   Walau niatan awalku ke pulau Semau untuk menikmati bawah lautnya batal, tapi terbayarkan dengan pantai-pantai yang masih terjaga alami dan sangat sepi. Cocok untuk ku menghilangkan rasa kecewa.

    Next trip aku pasti akan kembali lagi ke pulau ini, entah untuk yang keberapa kali. :) Ingin mencoba camping di salah satu pinggir pantai yang tersembunyi :)


***


19 komentar:

  1. Cakep kaka .. terima kasih sharingnya , pemandangan timur memang menawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mas prianto :) di Timur selalu ada hal yang tersembunyi dari tiap-tiap pulaunya yang ngebikin pingin balik lagi dan lagi ke sini

      Hapus
  2. keren mbak .. panaroama timur memang menawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, Indonesia Timur itu sungguh cantik mas... gak akan bosan berada di Timur Indonesia

      Hapus
  3. Wah, beruntung sekali backpacknya udah dibawa ke Timur Indonesia. Beuh!

    Btw, kak, banner #WeAreTravelBlogger nya belom dipasang yah yang di akhir postingan. Heu~

    Sama satu lagi, ngasih saran, komennya dipermudah kak. Jangan ada signature. Biar orang gak males ngomen. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg ini emng gak ad banner nya Mas...

      Siip makasiih masukannya... Masih newbie juga ini

      Hapus
  4. Wow banyak pilihan destinasi di pulau semau, pantainya keren-keren bikin saya ngiler ngeliat biru pantainya dan putih pasrinya.
    Sepertinya enak banget disana tinggal seminggu menikmati setiap penjuru pulau semua.

    Mau nanya, tinae ini asli NTT yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas Akbar.. wah kalau seminggu puas banget mas... aku aja dah berkali-kali weekend kesana belom puas-puas :D

      bukan mas, aku aslinya orang batak, cuman kebetulan kuliah di NTT jadi yah nyari ilmu sambil jalan-jalan :)

      Hapus
  5. Ah sepi sekali ... aku suka. Pingin banget bisa menjlajah NTT :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pantai-pantai disana emang sepi banget dan sumpah aslinya lebih keren dari pada yang difoto. bener2 bikin ngiler.. Pasti bisa kok ke NTT :) banyak cara menuju NTT :)

      Hapus
  6. Hai Tina, salam kenal.
    Huaaaaa....cantik" banget yah pantainya, hiks..hiks 3 tahun lalu waktu ke Kupang blum punya kesempatan buat nyebrang ke P. Semau.
    Oia, tanggal 23 mei saya ada rencana singgah ke kupang sebelum besoknya lanjut ke Ende. Boleh minta nomor kontak kak eman tidak? saya ingin menggunakan jasa-nya untuk keliling semau.

    Trima kasih tina

    salam,
    Tuting

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak tina

      ada tampat untuk sewa motor gak di kupang?
      saya besok 23 maret sampai dikupang jam 1 siang ingin jalan - jalan keliling kupang bisakah dibantu atau ada nomor yang bisa saya hubungi ?

      Hapus
    2. @Mizstync, aduuh maap banget.. aku baru buka-buka blog dan baru ngeh kalo ada coment. Mei yah, boleh... PM di emal yah tinasiringoringo@gmail.com

      @andre.. wah kalau tempat sewa motor kyknya gak ada mas, tapi yang bisa nyewain ada kyknya.

      Hapus
  7. BOABLINGIN

    Salam kenal...
    Trimakasi banyak karna sudah mendestinasikan pariwisata P.Semau,trutama pantai Koblain

    NODAN MAMO

    elton di Bali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai salam kenal,

      Ia nih, aku suka sekali ke P.Semau karena banyak pantai-pantai yang bener-bener masih bersih dan alami.
      :D

      Regard

      Hapus
  8. Balasan
    1. Oh ya? wah mesti bangga punya kampung halaman yang masih asri dan mesti dijaga :)

      Regard

      Hapus
  9. Permisi Mbak Tinae, Saya Ulil mahasiswa Undip Semarang.

    Saya ingin meminta izin untuk menggunakan foto-foto di atas untuk publikasi saya tentang Pulau Semau.
    E-mail saya: ulil@msn.com

    Terima kasih :D

    BalasHapus
  10. Numpang Ijin Share gan...!! Jika ada yang berminat bisa langsung ke website kami

    Kami Waletbet hadir untuk para bettor mania sebagai Agen Judi Online , Agen Bola , Agen SBOBET dengan menyediakan produk online betting seperti SBOBET , IBCBET , 338A , 1SCASINO , ASIA8BET, BOLA TANGKASNET99 DAN BOLA TANGKAS88.

    Kami Agen Betting Online terpercaya yang beroperasi dalam dunia maya. Kami membantu para member dalam melakukan pendaftaran produk judi online , dan proses deposit withdraw dengan AKSES BANK BCA / MANDIRI / BNI DAN BRI.

    Untuk bergabung bersama kami hanya dengan melakukan pendaftaran melalui website agen di waletbet dan cantumkan data yang di perlukan di kolom register waletbet.com
    Dan dapatkan PROMO BONUS WALETBET Untuk member baru bergabung bersama kami dan juga untuk member akif kami yang bermain bersama kami di WALETBET Agen Judi Online

    Untuk bertransaksi deposit dan withdraw anda bisa konfirmasi pada CS ONLINE kami melalui akses YM , LIVECHAT , WhatsApp atau melalui kontak BBM kami yang tersedia di website kami.
    Dengan proses cepat dan CS yang ramah siap melayani para bettor mania dalam kenyamanan bermain ataupun dalam konfirmasi perihal betting pemain.

    Agen Judi || Agen Judi Online || Agen SBOBET || Agen Bola || Agen SBOBET || Agen Betting Online || Agen Casino Online || Agen Bola Online

    BalasHapus