Selasa, 11 Februari 2014

Keunikan Pantai Kolbano

    Pantai ini sudah pernah ku datangi beberapa tahun lalu dan sudah berkali-kali. Dan tidak pernah bosan untuk ke sini. Bagaimana aku akan bosan secara pantai ini sangat unik. Pantai yang berada di bagian selatan pulau Timor ini terkenal dengan batu-batu warna yang cantik dan halus. Batu-batu itu biasa dibeli oleh orang-orang dari luar pulau dan propinsi yaitu Bali dan Jawa untuk dijual kembali di daerah mereka. Dulu saat aku masih kecil dan belum menginjak tanah NTT, aku selalu bertanya dari mana asal batu-batu alam yang warna warni ini? Dan ternyata berasal dari laut....  Oke kembali ke pantai tak berpasir. Kami pergi di hari minggu tahun 2013 dan untuk tanggal dan bulan aku sudah lupa, tapi tepatnya itu disaat musim jeruk. :D

   Pantai Kolbano ini berada tepat di pinggir jalan umum dan memerlukan 3-4 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua. pagi itu aku dan teman sejalan bersama kedua teman yang lain melakukan perjalanan ke pantai Kolbano yang sudah masuk dengan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). 

    Tidak susah untuk ke pantai ini yang penting ikuti saja jalan besar dan kamu akan dituntun perlahan sampai pada pantai selatan yang berwarna putih susu. Tetapi, harus hati-hati karena akan melewati beberapa jembatan kayu dan yah bisa dikatakan jembatan itu sudah tua dan bisa kapan saja putus. 

    Sempat menyesal aku tidak langsung memposting perjalanan ku ke pantai Kolbano sepulang dari sana, dan sekarang semua foto-foto sudah hilang akibat hardisk laptop rusak dan hanya beberapa foto saja yang masih tersisa (mulai curhat) hahaha.

     Selama perjalanan menuju ke pantai Kolbano hal yang paling kusuka adalah melewati desa Bena, oke ini bukan desa adat Bena yang ada di Bajawa ini nama desa yang ada di pulau Timor yang cukup terkenal dengan daerah persawahan yang luas. Saat melewati Bena dengan kondisi jalan luruuuuuus aja yang entah berapa kilometer jauhnya dengan pemandangan sebelah kiri dan kanan jalan adalah sawah-sawah yang baru habis panen dan melihat burung-burung kuntul atau bangau putih yang banyak. Kalau saja aku datang disaat musim penghujan ataupun musim penanaman padi aku akan melihat luasnya hamparan warna hijau.

   Di pantai Kolbano sendiri tidak ada warung yang menjual makanan, jadi sebelum memasuksi daerah Batuputih atau Takari lebih baik mencari warung makan dan membungkusnya. Dan disana juga bensin lumayan sedikit mahal dari harga normal dan sedikit saja yang menjual. Pombensin terakhir yang ada sebelum memasuki Batu Putih ada di Takari. 

    Cuaca di hari minggu itu sangat mendukung dengan langit yang cerah berwarna biru. Sudah tidak sabar untuk memanjakan mata dengan pemandangan indah birunya laut pantai selatan, Kolbano.

    Wow pantai Kolbano sudah terlihat dari pinggir jalan dan sungguh cantik sekali. Kaget pastinya yah, gradasi warna air laut yang sungguh kontras. Antara warna putih susu, biru muda dan biru tua.


Aku di pantai Kolbano dengan batu berbentuk wajah manusia

Putih susu dan batu warna-warna

    Mungkin hanya perkiraan ku saya kalau warnanya putih susu, maka aku langsung memanjat batu besar yang menjadi ciri khas dari pantai Kolbano selain batu warna-warninya. 

   Dari atas batu ini aku melihat dengan jelas gradasi warnanya. Dan sungguh luar biasa. Untuk pertama kali aku melihat gradasi warna yang seperti ini.


Yeeee..... akhirnya di pantai Kolbano

Gradasi warna laut pantai Kolbano dari atas batu

   Dulu saat aku datang, sudah sore dan warna laut pun tidak terlalu cantikk karena kurangnya cahaya yang ada. Tapi kali ini sungguh menawan. Gak ada kata-kata yang tepat untuk menggambarkan ekspresiku saat itu.

   Setelah menghabiskan nasi bungkus yang kami bawa tadi, kami melanjutkan menuju ke jalan putus diatas yang dari sana akan melihat garis bibir pantai.

   Dari sinipun tidak kalah cantiknya dan luar biasa. Walau pantat sempat sakit karena berjam-jam di atas motor, tapi ini semua terbalaskan dengan warna putih gading air laut pantai Kolbano.


Gradasi warna dari atas jalan putus

The beauty colours

Perahu sanpan seperti titik hitam 

     Tidak dainjurkan untuk berenang di pantai ini, karena pantai ini adalah pantai selatan dan langsung berhadapan dengan laut lepas perbatasan antara Indonesia dan Australia.

   Mumpung sinar matahari masih ada, kami memutuskan untuk kembali pulang ke Kupang. Dalam perjalanan pulang, aku dan Danio melihat peninggalan penjajahan. Ada satu kuburan masal yang dibuat tanggal 30 agustus dan aku lupa tanggalnya, secara tanggal dibuatnya sama dengan hari ulang tahunku makanya aku mudah mengingatnya.

   Dengan niat untuk menikmati cantiknya pantai Kolbano ternyata dapat bonus juga dapat mengunjungi peninggalan sejarah penjajahan yang ada di Kolbano.

   Untuk ku yang sudah berkali-kali datang ke pantai Kolbano tidak pernah bosan apalagi dengan temanku Danio untuk pertama kali pergi. Akan meninggalkan kesan sendiri tentang pantai unik yang satu ini.   

   Malampun menyambut kedatangan kami di Kupang, dan tubuhku tanpa diperintahkan sudah terasa capek ingin sekali merasakan hangatnya air panas.


***

   

12 komentar:

  1. Bagus banget belum pernah denger sebelumnya. Pengen deh kesini.

    www.littlenomadid.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak... wah kalau untuk pulau Timor pantai ini terkenal banget mbak.. hayuk maen-maen ke NTT banyak yang unik-unik pantainya :)

      Hapus
    2. sudah gw duga, kalian pasti berjumpa di blog. Sesama bolang wanita. Hahaha -iky

      Hapus
  2. pantainya keren dan bersih gitu.
    Bajunya keren, beli dimana tuh??

    sekedar saran untuk fontnya alangkah baiknya diganti arial atau tahoma agar membacanya lebih muda.
    Makasih

    Happy Blogwalking
    www.indonesianholic.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ternyata mas eksis di dunia blog ya..
      Saya sendiri udah baca blog mas *two thumbs up*
      Mohon mampir mas ke blog saya www.misstravelerefa.com

      Salam kenal :)

      Hapus
    2. Makasih mas...
      bajunya design sendiri mas pake foto pribadi, tinggal minta tolong temen yang di bandung yang bikin :)

      sip mas.. makasih buat sarannya mas :)

      Hapus
  3. Pantainya keren banget warna lautnya tosca lg! (I ♥ Tosca hehe)
    Tapi sayang ya ga bisa renang.. Jadi cuma bisa foto2 doang dong?

    Mohon mampir jg yaa
    www.misstravelerefa.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau berenang-berenang di pinggir2 sih bisa mbak, yang penting jangan sampe tengah aja,langsung palung soale.. hehe

      Hapus
  4. IYA INDAH DAN UNIK BANGET..nggak kalah sama pantai Nemberala di Pulau Rote dengan keindahannya

    BalasHapus
  5. Keren...mudah2an bisa ksana dlm wktu dkt.:D

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Numpang Ijin Share gan...!! Jika ada yang berminat bisa langsung ke website kami

    Kami Waletbet hadir untuk para bettor mania sebagai Agen Judi Online , Agen Bola , Agen SBOBET dengan menyediakan produk online betting seperti SBOBET , IBCBET , 338A , 1SCASINO , ASIA8BET, BOLA TANGKASNET99 DAN BOLA TANGKAS88.

    Kami Agen Betting Online terpercaya yang beroperasi dalam dunia maya. Kami membantu para member dalam melakukan pendaftaran produk judi online , dan proses deposit withdraw dengan AKSES BANK BCA / MANDIRI / BNI DAN BRI.

    Untuk bergabung bersama kami hanya dengan melakukan pendaftaran melalui website agen di waletbet dan cantumkan data yang di perlukan di kolom register waletbet.com
    Dan dapatkan PROMO BONUS WALETBET Untuk member baru bergabung bersama kami dan juga untuk member akif kami yang bermain bersama kami di WALETBET Agen Judi Online

    Untuk bertransaksi deposit dan withdraw anda bisa konfirmasi pada CS ONLINE kami melalui akses YM , LIVECHAT , WhatsApp atau melalui kontak BBM kami yang tersedia di website kami.
    Dengan proses cepat dan CS yang ramah siap melayani para bettor mania dalam kenyamanan bermain ataupun dalam konfirmasi perihal betting pemain.

    Agen Judi || Agen Judi Online || Agen SBOBET || Agen Bola || Agen SBOBET || Agen Betting Online || Agen Casino Online || Agen Bola Online

    BalasHapus