Rabu, 15 April 2015

Tebing Keraton, Bandung

Saat weekend ataupun tanggal merah seperti ini, Bandung selalu ramai didatangi oleh orang-orang untuk berlibur dan berwisata. Bisa dibilang tanggal hitam juga atau hari kerja.

Dari wisata belanja, wisata kuliner, wisata keluarga bahkan sampai wisata alam yang dicari. Tinggal menentukan pilihan yang mana yang disuka.



Untuk beberapa bulan ini aku sudah tinggal di Bandung, ya tepatnya bukan di kota Bandungnya. Dan disekitar rumah itu banyak wisata keluarga, wisata kuliner dan wisata alam. Tapi semua rata-rata wisata mahal yang tidak pernah sesuai dengan kantong pengangguran nekat seperti aku. Ha ha ha.

Sudah beberapa teman mengajak untuk mencoba mengexplore kabupaten Bandung intinya seluruh kota dan kabupaten Bandung dalam kompas mata angin. Dan selalu terbentur diantara budget dan waktu. Maklum semua teman sudah bekerja dan disaat itu aku merasa sedih. :(

Kadang harus berterimakasih pada warna merah di kalender yang memberi kesempatan untuk orang-orang dapat bepergian. Tapi disaat itu suatu tempat wisata akan selalu penuh oleh lautan manusia. Tapi ya itulah resiko bila ngetrip dihari libur.

Ditanggal merah dan hari kejepit bulan Februari, kedua temanku datang ke Bandung dan ingin menghabiskan libur di kota kembang ini. Berharap dan berdoa agar hujan tidak turun selama mereka disini.

Subuh pukul 3.00 wib tanggal 19 Februari 2015, aku dan Pariz menjemput mbak Suci ke stasiun Kiaracondong, karna mbak Suci berangkat dari kota Gudeg kemarin malam. Dua motor melewati gelapnya jalan dan dinginnya udara yang sudah hampir seperti air es. Biar bisa dibayangkan rumah di daerah Parongpong dan menuju Kiaracondong dini hari dan itu adalah kerjaan gila. Tapi aku tidak terlalu takut karena ada orang juga yang sama-sama turun menuju Ledeng. Kalau sendiri sih bener-bener horor dan aku lebih memilih dibawah selimut yang tebel dan bermimpi cantik.

Judulnya sih sama-sama buta jalan di Bandung. Yah aku cuma tau rumah-chiampelas atau rumah kampus ITB, lewat dari itu GELAP. Dan untungnya hidup di jaman serba canggih jadi bisa memanfaatkan fungsi si hape pintar ini, GPS menuju Kiaracondong, atau jalan yang kearah sana. Tidak sampai 1 jam dari rumah aku dan Pariz sudah memarkir motor dengan rapih di parkiran stasiun. Mungkin karena masih dini hari jadi jalanan masih sepi.

Tujuan pertama kami hari ini Dago, hutan raya Ir. H. Juanda. Dengan niat menikmati sunrise dari tebing Keraton dan menikmati air yang jatuh di curug Maribaya (Omas), yah itu tujuan pertama. Hanya cahaya dari lampu motor yang memberi penerangan melawan pekatnya pagi dan kabut tebal. Matapun harus terbiasa melihat kondisi jalan yang rusak dan menanjak. 


Dari bawah, motor tidak berhenti dan dibelakang mbak Suci sudah minta dituruni saja biar jangan jauh. Kalau aku hentiin motor di tanjakan seperti itu, aku tidak kuat untuk menahan dan akan sulit pastinya.


Saat melihat panglan ojek menandakan sudah semakin dekat ke Tebing Ketaron yang belakangan ini ramai sekali didatangi bahkan meramaikan media social juga. Yah, aku pun tahu tempat ini dari media social. Kadang berterima kasih juga pada mereka yang memposting foto-foto suatu tempat wisata, yang penting lokasi wisata itu gak di rusak dengan banyaknya sampah ataupun coret-coret. Untuk ke Tebing Keraton menggunakan jasa Ojek dari pangkalan mesti merogoh kantong Rp 25.000,- /antar kalau pulang pergi bisa Rp 50.000,- dong. Wow! Mahal juga untuk ke Tebing Keraton. Banyak juga yang mimilih berjalan kaki (bila mereka yang datang dengan sepeda motor) lumayan sekalian olah raga. Untungnya kami datang dengan motor jadi tidak perlu mengeluarkan uang sebanyak itu.

Tiba di parkiran masih gelap sekali, dan parkir motor Rp 5.000,- /motor dan langsung dibayar. Untungnya tiket masuk yang kami mesti bayar Rp 11.000,- /orang sudah termasuk wisata di hutan Juanda, Dago. Jadi, setelah menikmati panorama di Tebing Keraton sepertinya alternative bagus untuk menikmati semua yang ada di tiket masuk. Karena masih gelap sekali, maka kami memerlukan sinar dari senter untuk menuntun sampai di pinggit tebing.

View dari Tebing Keraton saat masih subuh

Dugaanku benar sekali ramai sekali orang-orang yang sudah datang dini hari seperti ini layaknya lautan manusia haha. Aku duduk di atas batu yang berada tepat di pinggir pagar tebing sambil menunggu matahari memamerkan cahayanya. Sayangnya tiba-tiba kabut tebal datang dan semakin dingin yang kurasa. Kecewa sih sampai pukul 5.40 am, matahari tidak muncul juga, cahaya jingga atau merah mudanya juga tidak ada terpancar di langit. Hanya kabut putih yang membaur dengan pohon-pohon di bawah sana. Selain itu kami gka bisa nikmati panorama 3 gunung berjejer dari kejauhan yaitu; gunung Burangrang, Gunung Tangkuban Parahu, dan gunung Tilu.

G. Burangrang dan G. Tangkuban Parahu tertutup kabut

itu ada yg masuk ke foto

Pagi semakin terang dan orang-orang pun semakin banyak berdatangan, mau liat pemandangan juga tertutup orang-orang, mau foto juga background nya penuh orang. Cara lain yang bisa menghasilkan apa yang aku mau, maka aku, mbak Suci dan Pariz turun kebawah melewati pagar dan batu-batu licin. Sudah ada tali tambang yang diikat untuk membantu turun ke bawah, berarti sudah banyak orang yang mencoba turun juga ke bawah. Walau dari pintu masuk Tebing Ketaron sudah ada pengumuman "tidak boleh turun kebawah tebing".

Memang benar, dari bawah sini pemandangan begitu cantik dan bersih tidak ada seramai diatas. Pertama hanya kami bertiga yang turun, namun orang-orang yang melihat kami ikutan turun juga seperti kami.

Ramainya dari atas tebing


Tuh mereka berdua ikut turun ke bawah


Tebing Keraton

Sunrise pun tak kunjung muncul


Coba turun kebawah


Mesti extra hati-hati saat turun kesini, karena begitu licin bisa saja tergelincir dan jatuh kejurang. Akhirnya kami tiba juga di bawah, duduk menikmati ciptaan Tuhan yang indah ini. Diam sesaat akan mendengar nyanyian burung-burung dan suara air yang mengalir dengan deras. Yup, di bawah sanalah curug Maribaya atau yang sering disebut juga curug Omas dan sawah padi.

Aku disini

Nikmati panorama di depan mata

Gak niat bunuh diri kok :p

Melihat ke atas dan semakin banyak orang yang mencoba turun, kami langsung bergegas kembali ke atas, agar berganti dengan yang lain dan kami akan melanjutkan perjalanan ke Hutan Ir. Juanda.
Tujuan selanjutnya
Takjub saat sampai di atas, banyak sekali orang-orang dari yang berpenampilan seperti kami hanya kaos, celana santai, dan sandal gunung sampai dengan yang berpenalmpilan seperti model, sepatu heels, rok mini yah seperti sedang fasion show. Tapi yah semua orang punya kenyaman sendiri menikmati tujuan wisata dengan pakaian yang mereka kenakan. :D

Karena sudah agak siangan bisa dibilang sudah tidak segelap saat kami datang. Tempat ini memang dijadikan untuk tujuan wisata, fasilitasnya sudah ada tempat sampah, tangga-tangga dari semen, bahkan toilet. Tinggal kita saja yang berkunjung untuk menjaganya dengan tidak membuang sampah sembarangan :D hidup go green ha ha.

Pintu masuk tebing keraton

Ada beberapa warung kecil yang menyediakan gorengan hangat dan minuman hangat untuk beristirahat sejenak sebelum turun kebawah.




Nb: makasih buat mbak Suci http://sucipringgahapsari.blogspot.com/ dan Pariz untuk foto-fotonya :)


***

2 komentar:

  1. wah keren juga itu ....pengalaman sangat keren dan bagus ..
    Salam para POKERMANIA....
    Dalam Event Ulang Tahun Poker99.net situs poker online terbaik & terpercaya mengadakan
    Hot Promo Poker99.net Edisi Ramadhan :
    - Bonus Extra Deposit 10% ( Max 50Ribu )
    - Dalam 1 hari bonus hanya di berikan 1 kali
    - Maksimal bonus yang di berikan 50.000 / hari
    - Pengambilan bonus harus di konfirmasi ke live chat terlebih dahulu
    - Minimal turn over harus mencapai 3x dari nilai deposit anda
    NB : jika ada terdapat unsur kecurangan maka bonus akan kami tarik kembali

    Mari segera daftarkan diri anda dan nikmati bonus deposit nya setiap hari :)
    LINK >>> http://poker99.co/

    Jangan Lupa Memberitahukan Promo Menarik ini kepada Kerabat Anda.
    Silakan hubungi kontak kami di :
    WEB : http://poker99.net/
    LINK ALTERNATIF : http://kartu99.net/
    LIVECHAT : http://bit.ly/1TTxFqq / http://bit.ly/1WCbo4A
    FB : http://bit.ly/1TP3NJ2
    PiN BB : 5C0356AE
    WA : +669 8314 500
    YM : Poker99_cs1

    BalasHapus