Rabu, 23 November 2016

Sailing Komodo - Eastrip #1

Kembali ke Timur Indonesia yaitu Nusa Tenggara Timur. Dari 2008 aku sudah meninggalkan jejak di provinsi yang banyak sekali pulau-pulau dan bahasa daerahnya. Kali ini untuk ketiga kalinya aku mengunjungi Labuan Bajo. Bukan hanya transit yah, karena sebelum-sebelumnya selalu transit saja disini.
Kali ini aku menjadi guide komodo dan flores, lebih tepatnya menjadi private guide Komodo untuk teman-teman dekat yang sudah menjadi virus jalan-jalanku.
 
Labuan bajo :D
Check-in dululah
Dengan penerbangan pertama Denpasar - Labuan Bajo tibalah di bandara Komodo (tahun lalu belum menjadi bandara Internasional karena belum diresmikan)l. Disini lengkaplah peserta untuk trip Komodo dan Flores ini, walau tanpa Danio karena ketinggalan pesawat dari Kupang. 
 
otw pelabuhan
Selama 4 hari 3 malam petualangan dimulai bersama kedepan temanku. Kami memilih untuk paket backpacker, yaitu dengan menggunakna kapal open deck. Untuk menginapnya di homestay alm. Herman (yang membantu ku untuk info dan itinerary selama di Komodo) di kampung Komodo. Namun di malam terakhir kami meilih untuk camping disalah satu pulau. Untung beberapa teman memang membawa tenda setelah turun dari gunung Rinjani dan tetap sebagian memilih untuk tidur di hammock. 
 
Komodo village
Our boat "Open deck"
moving
Ini destinasi trip Komodo selama 4 hari 3 malam:

- Pulau Kanawa : Pulau yang hanya berjarak 1 jam 20 menit dari labuan bajo dengan kapal motor adalah pulau yang cukup terkenal di lingkungan taman nasional Komodo karena kecantikan bawah lautnya dan view dari puncak pulau Kanawa. Tapi entah kenapa aku merasa berbeda sekarang daripada pertama kali aku menghabiskan 4 hari di pulau Kanawa tahun 2012 lalu.
 
Kanawa island
welcome to Kanawa
- Manta point : Berputar-putar mencari manta yang berenang dipermukaan namun tidak terlihat maka beralihkan pandangan ke pulau yang pasir putih disana. 

- Taka Makasar : Pulau kecil yang penuh dengan pasir putihnya ini berada di lingkungan manta point, dengan arus yang kencang dan air yang dingin tapi gak mengurangi niat untuk menghitamkan kulit disini.


- Pantai Namong : Pantai ini lebih pink dan lebih sepi dari pantai pink yang terkenal itu. Masih di pulau Komodo dan ini terletak di selatan pulau Komodo. Hanya kami di pulau ini seakan oantai pribadi.
 
Our team
Langga was here
- Loh Liang / Pulau Komodo : Di Taman Nasional Komodo hanya ada 2 tempat yang bisa melihat Komodo di alam liar ataupun bebas tanpa penghalang yaitu, Loh Liang (Pulau Komodo) dan Loh Buaya (Pulau Rinca). 
 
Welcome to komodo island




Komodo in Komodo island
Tracking in Loh Liang

 - Pantai Pink : Ini pantai yang terkenal itu loh, pantai yang berpasir pink dan kami datang di saat sudah mau sore jadi memang sepi sekali.


 - Loh Buaya / Pulau Rinca : Ini salah satu pulau yang bisa melihat kehidupan liat Komodo. Komodo disini ukurannya lebih kecil ketimbang yang di Loh Liang tapi lebih agresif.


Komodo in Rinca
Our team in Rinca

 - Pulau Gili Lawa Darat : Pulau yang berbatasan dengan pulau Komodo bagian utara ini adalah salah satu spot terbaik untuk menikmati sunset dan sunrise, namun mesti tracking. Ada 3 pilihan untuk tracking: 1. Long track dan ini memang lebih landau namun memerlukan waktu yang lebih lama. 2. Medium track sedikit menanjak dan lumayan landau 3. Short track ini yang paling banyak orang untuk lewati karena jaraknya lebih pendek namum lebih terjal dan lebih menantang.
Kami tiba dipulau ini siang hari dan memang panas, tapi terbayarkan dengan cantiknya gradasi warna dan view yang luar biasa. 
 
I was here

Tante Lynda was here

eastrip #1

- Pulau Padar : Dan pulau ini berada di selatan pulau Komodo, tracking kesini lebih tinggi daripada di pulau Gili Lawa Datar. Namun disini uniknya adalah dari atas bisa melihat 3 teluk dengan warna pasir/ pantai yang berbeda. Dari warna Pink, Putih, hingga hitam.
 
Padar island
Dea was here
- Pulau Kelor : Disini kami menghabiskan malam dengan membuat api unggun dan ikan bakar. Dimalam penuh taburan bintang keakraban kami semakin menjadi. Bermain bersama airnya yang hangat ditemani sunset dan beberapa kejadian lucu kami ciptakan. 

Enjoying the sunset
Dinner time
Me and the sunset
Good morning
Camping & hammocking
Pulau Kelor
Hammocking girls
Makan dulu yuk
Tidak banyak pulau yang kami datangi namun setiap cerita dan moment yang terjadi selalu spontanitas dan itu mampu membuat aku tertawa sendiri bisa mengingat moment itu.

Setibanya di Labuan Bajo kami langsung naik ke mini bus untuk melanjutkan perjalanan ke Denge, desa terakhir sebelum Waerebo.

Dengan mereka adalah teman-teman yang menggila bersama menyemangati kegilaanku untuk berkenala menggendok kerilku entah kemana dan sampai kapan. Trip Komodo ini adalah trip pertama untuk Eastrip. Private trip ke pulau Komodo dan Flores.
***


Nb: thanks buat temam-teman ada beberapa fotonya aku pakai dan maklum kalau warna foto beda-beda karena dari beberapa kamera dan setingan yang berbeda pula :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar